Tampilkan postingan dengan label hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hati. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 April 2012

Kawanku Bernama Masa Lalu



Memandang jauh tarian gelombang laut
Berlomba – lomba bertemu dengan bibir pantai
Sang pasir hanya bisa terpaku diam padat
Sedih karena kadang tak padu bersama pantai

Diriku duduk diam tak bersuara
Memutar – mutar slide kehidupanku
Bergerak ke belakang pada masa lalu yang ada
Berusaha mengingatkan lagi tentang kisah dahulu

Perlahan butiran bening mencari celah
Dengan kuat memaksa keluar dari kawalan mata
Bertahta bosan di dalam sini dan sangat lelah
Tetap yakin bahwa inilah saatnya

Sabtu, 19 November 2011

Aku Aku Aku Aku dan Aku


Hujan baru saja pergi
Satu malam sudah ia menyapa
Wahai hujan, mengapa engkau menyapaku di saat keadaan terapuhku?
Bukankah engkau tahu bahwa engkau adalah refleksi nyata dari perasaan hati ini
Tapi, sepertinya hanya engkau yang mampu mengerti

Lelah dan kecewa bercampur menjadi satu
Marah dan kesal membumbung tinggi di angkasa diri
Perasaan hati tak menentu, seperti halnya tak menentunya kedatanganmu
Tapi mengapa hanya aku yang bisa merasakannya?